Aku ingin sekali mengumpulkan benih-benih keindahan dalam hidupku yang unik. Lalu menaburkannya kembali untuk membiarkannya tumbuh dan berkembang. Kemudian belajar melukisnya kembali pada kanvas hati. Menulisnya kembali pada perkamen rasa. Sambil menunggu, saat memanen keindahan itu tiba … biarkan aku belajar dan belajar. Biarkan aku belajar melihat sesuatu yang indah dari rasa takut, sedih, kekesalan, kekecewaan, resah, dan kegagalan. Kemudian … biarkan aku belajar untuk meraciknya kembali agar menjadi hikmah dalam kehidupan. Dan … biarkan aku belajar menjadi bagian dari keindahan alam semesta. Biarkan aku belajar menjadi bagian dari senyum Tuhan J Aku ingin menikmati setiap detail hidupku. Let it flow … n be strong!
Sekarang -sensor- besok bahagia lagi! Chayo!!!
Hari ini, sedih sekali. Kadang merasa, masa kuliah adalah masa tersulit. Entah karena memang tuntutan dari luar yang semakin kuat. Atau… ada perubahan dalam diri, yang mulai sadar… merasa penting apa yang tadinya tidak dianggap pentingkah? Satu-satunya yang membuat harus semangat adalah : Pada akhirnya… Dan seperti biasa… sejuta, milyaran, triliunan penghiburan masih terlalu banyak untuk ribuan kesulitan. Chayo!
Dulu tara pernah berpikir masa smp kelas 2 adalah yang tersulit, dan ternyata bisa melewatinya kan? Dulu pernah ketakutan dan ternyata bisa kan? Dan… kalau bukan tara yang menyemangati seorang dewa ayu tenara kardinia cidhy, lalu siapa lagi. Kalau bukan ayu yang berusaha melihat semuanya indah… lalu siapa? Semuanya hanya masalah mengenai… mengatur dan menyiasati cara berpikir.
semangat tara…
kalau bukan sendiri, siapa lagi kan?
PKL
Sebentar lagi PKL. Rasanya… (walaupun mama bilang jangan takut dan papa bilang pede wajib, dan mereka bilang dilarang pesimis dan pasti bisa) tapi masalahnya ini rasanya memang… takut.
………
Hari ini tertawa… senang sekali, seharian tertawa. Sampai pipi ini pegal dan perut sakit karena tergelak-gelak. Hari ini memuji dan dipuji. Tertawa sampai keluar air mata.
Iseng… gak sampai sepuluh menit menyapa semua orang yang terlihat online, ini jawaban dari, "woi…", "hai…", "apa kabar?", "k2…"
"hai… apa kabar…?"
"tara… gw di bmc sekarang… besuk gw"
"ya?"
"taraaaaa…!"
"wooooi…!"
"semangat tar…!"
"kemana aja???"
"gw lagi minum es krim… mau???"
"di sana jam berapa tar?"
"kangeeeeeen…!"
setelah itu… offline, dan kembali…
kadang berpikir… kenapa gak sebriliant yang lain ya? "yang penting semangat kan???" takut…
Wisdom
Menyalin catatan Sistem Pakar
-data (panah) informasi (panah) pengetahuan (panah) wisdom-
"wisdom adalah pangkalnya kan? selebihnya tools"
Thanx
"woi… gw gak cuma maenin besi cor tar"
NB :
Liong Suryadinata bentar lagi nikah niy? Congrats for ur happy ending
heuristic function
Heuristic itu… eh… di Artificial Intelegence ada juga yaa? Eh… ada gak sie? Jadi inget… yang jelas nilai AI belum keluar… Huuuhuuuhuuu… takut… (nutupin nilai Anum gak ya?) T.T
"Heuristic bisa diterapkan dalam kehidupan lho yu… Lakukan dari banyak pendekatan. Jangan terlalu fokus dengan satu cara… Coba awali dari titik yang lain" Makasi ya om
metode simplex oleh G. Danzig
Niatnya cari tahu tentang filosofi tarian dan drama buat bahan ngemsi.
"Om… analisis numerik ayu cuma bisa diselamatkan sama mujizat UAS"
Tapi semuanya murni kesalahan gw kok. Sapa yang suruh gak kuliah, duduk paling belakang, tidur, plus ngerjain yang lain pas kuliah Anum. Kenapa ya dari kecil, bener-bener gak bisa ngandelin hoki untuk urusan nakal secara sadar. Antara dapet C atau ngulang mana yang lebih baik yaa…? Nyesek juga kalo gagal tanpa usaha maksimal+salah strategi+gak hoki (gw belajar dari sumber yang berbeda… hux)
"Ayu ngambil minor Riset Operasi kan?"
"Iya om…"
"emm… ada metode simplex itu kan?"
"Iya om…"
"Itu kan ditemuin sama Danzig. Itu lucu lho yu ceritanya…"
Jadi begini…
"Danzig itu malesnya bukan main. Ini kejadiannya pas dia lagi sekolah S3. Suatu hari saking malesnya dia, dia baru dateng ke kelas pas kelas udah bubar. Orang udah pada pulang. Nah di papan tulis kan ada tulisan profesornya. List persoalan. Dia catet lah list itu. Setidaknya gak ikut kelas tapi tugas dikerjain (beda banget sama gw yang udah gak ikut kelas tugas juga gak ngerjain, hux…) Nah, dia kerjain tugasnya, dan dia kumpulin. Akhirnya kan tueh tugas diperiksa yu… Profesornya heran… Ini apaan yang dikerjain Danzig??? Ternyata… yang di list di papan tulis adalah daftar persoalan yang belum ketemu penyelesaiannya selama ratusan tahun (bener om? jangan-jangan hiperbola? hehe) Pokoknya soalnya susaaah banget. Dan pekerjaan Danzig memberikan tanda-tanda kehidupan. Nah yu… ternyata Danzig ada untungnya juga gak ikut kuliah. Dia gak tahu, gak tersugesti sama tingkat kesulitan soalnya. Tapi kamu jangan ambil esensi malasnya yaa…" hehehe
Profesor nyuruh Danzig buat jurnal, tapi saking malesnya enggak juga dikerjain sama Danzig. Endingnya Danzig hampir di DO, dan akhirnya yang harusnya jadi bahan jurnal… dijadiin tugas akhirnya Danzig dech. Hmm… hehehe… kalo malas tapi punya otak briliant kaya Danzig keren banget yaa…?
Frans Tamura n Thomas Wirardikusuma
Ada dua pembicara dalam seminar JTechnopreneurship (bener gak sie nulisnya?). Frans Tamura dan Thomas Wirardikusuma. Frans Tamura… mirip banget sama Garry Timotius (hehe… orang yang nyimpen alamat blog gw, karena dia gak punya fs tapi doyan nyatronin fs orang) Gaya bicaranya cepat dan lugas banget. Ada yang mirip dan bikin langsung mikir, "Ger… apa kabar?"
"Suka gak suka keberuntungan itu ada. Orang-orang kaya Bill Gatezz itu adalah kasus khusus, langka, dia dikasi rahmat lebih sama Tuhan. Tapi kita gak tahu ke depannya kaya gimana. Makanya tancap aja. Biar gimana juga yang bisa ikut seminar kali ini termasuk orang yang beruntung kalo dibandingin sama presentasi penduduk Indonesia. Kita gak tahu berapa tahun ke depan kalian jadi orang keren, atau saya jadi gembel" hmm… kurang lebih begitulah…
Kalo Geri, dibarengin sama ngasi baju ITB (dipake sekali ke kampus dan di cap penghianat IPB) ada gambar cowo pake kacamata tebel ngasi bunga ke cewe berkepang. Di bawah gambar ada tulisan "plan the future" –top dech ger!– Setidaknya membuat dia terlihat tidak terlalu mirip dengan besi cor… hehehe
Gimana dengan Thomas Wirardikusuma yang dijadiin gebetan bersama Dina, Novi, dan… hehehe… hohoho? (tim hore) Gayanya mirip Daya Pandu Winata (kangen banget ma u Day…) Awalnya gaya speaknya. Daya seneng banget menekankan nama panjangnya, Thomas menekankan kalo dia itu Wirardikusuma, bukan Wirahardikusuma. Trus gaya nyapanya dan gaya presentasi (Daya doyan banget pake bahasa Inggris, padahal kadang lawan bicara or audience (bener gak nulisnya?) gak ngerti yang diomongin (tapi para gadis biasanya bilang itu ‘charming’) –ugh… doyan–. Makin mirip pas Thomas jeprat-jepret panggung pake kamera dari kursi depan. Bikin gw pingin cepet-cepet ambil hp and say hello ke Daya. Biasanya Daya lakukan itu kalo lagi pingin tebar pesona (hohoho…) Kenapa belajar Java? "karena Java itu cool…" daya banget kan? Jangan-jangan tebar pesona ala cool adalah sifat standar bawaan cowo, ckckck… (peace)
Less is more
Less is more
Makna ganda yang ternyata juga ada dalam dunia arsitektur
Saat kita merasa memiliki begitu banyak refrensi untuk melakukan suatu analisa terhadap alur perjalanan hidup, ada kalanya justru memperbesar peluang untuk terjebak dalam alur pemikiran sendiri. Rasa takut, prediksi kegagalan-keberhasilan, ada emosi … Bermodalkan informasi yang diperoleh dalam hidup, mencoba menginterpretasikannya dengan berbagai keterbatasan. Terkadang tanpa disadari terjerumus dalam pemikiran sempit. Lagi dan lagi, mencoba survive, yaa… ada banyak hal yang harus dipelajari dan dibenahi. Semoga hari esok lebih baik. Dan pelajaran kali ini, jangan akhiri less is more dengan less is bore, kadang menyederhanakannya memang lebih baik.
Thanx
Terima kasih pagi… :)
Pagi… sekarang ada di lab ilkom, berangkat pagi-pagi dan ternyata terlambat…
Huaa… laper…
Hari ini presentasi project, hehehe… yang seharusnya project semesteran, tapi dikerjain…
Begitulah, belang-bentong yang penting pasti.
Dipikir-pikir sebetulnya beruntung banget, walaupun awalnya takut. Satu kelompok berlima dan cewe sendiri. Kenapa selalu dibuat minder, dan kali ini cowo selalu lincah. Tapi akhirnya bentar lagi lewat…
Dan dipikir-pikir… project kali ini, menstimulan rasa ingin lebih,
dan gak salah kan untuk ambil moto arsitektur, ‘less is more’ dari perspektif yang berbeda?
Cuma ada kucing yang tidur dengan pulasnya di meja…
setelah curhat panjang bersama Ncx… rasanya lega sekali…
Dan justru berpikir, sepertinya gw terlalu transparan dan saatnya sedikit menggunakan masker.
Hahaha… yah, walaupun masker pasti luntur di akuarium.Harus dipoles ncx? Hahaha… apapun… thanx.
Bagus sepertinya mencium suasana hati yang sedang kuesel. Kemarin dia manja banget. Dea yang sadar kayanya ada sesuatu yang beda, jadi over baik… Dan ada temen-temen yang malah jadiin bahan ketawaan sesuatu yang kata mereka seharusnya tidak diaanggap masalah. ‘tara…tara… aneh…’
Okey, dan selalu ada begitu banyak penghiburan untuk sedikit masalah (yang gak berarti…”, sip ncx… gak berarti)
Baiklah.. tanto sudah datang… dan mari kita mulai berpikir sesuatu yang penting lagi…
Terima kasih pagi… ;0Ter
Terima kasih pagi…
Terima kasih untuk berita baik, dan terima kasih ncx, untuk saran yang selalu jenakal