Bunga Krisan dalam Kaleng Capilanos
Seikat Bunga krisan dalam kaleng Capilanos, kuletakkan di pojok rak. Antara sekat dan sekat. Terangkai cantik. ‘Kuanggap’ putih lambang suci, merah untuk cinta, dan Capilanos favoritku… emm, manis!!
Biar kututup dengan indah menurut versiku…
Kuletakkan lilin doa merah di hadapannya, tulisan Cina mengingatkanku akan ‘Liong’.
Semoga hidupmu semanis Capilanos dan seindah rangkaian bunga krisan.
Kuletakkan serangkai krisan di pojok rak dalam kaleng Capilanos, tanpa peduli kepastian sebuah kebenaran. Yang kutau bunga selalu cantik dan indah. Dan saat kulirik liontin yin-yang di sisi lambang harmoni dalam perbedaan.
Biar kututup dengan indah menurut versiku…
Pahami aku dalam keterbatasan, agar kau mudah maafkan segala tindakku. Terima kasih untuk menjadi yang pertama dan atas karma yang menjembatani, jadikan kau guru dalam hidupku.
-Maka biarkan kuajak kau untuk menutup ini semua dengan indah…-